Langsung ke konten utama

Postingan

Surat Untuk Mantan (PU)

Gambar: Goa Wareh -Pati  “Surat ini saya kirimkan sebagai balasan untuk seseorang yang sudah menuliskan balasannya melalui akun facebooknya. Ia berkata jika balasan saya banyak sekali, itulah saya saat mencerca. Eh bersastra. Mohon maaf, jika lambat membalas suratnya, maklum lah meski jomblo tapi banyak yang dikerjakannya.” Ia adalah mantan, bukan mantan kekasih seperti layaknya teman-teman yang menuliskan suratnya untuk mantan jika hendak balikan lantaran gagal move on atau  sekedar menyapa say hallo, mantan. Juga bukan mantan nama sebuah jajan yang sedang booming dipromosikan. Menurut seseorang yang sekarang menuju maqom ma’rifat, ia mengatakan dalam statusnya beberapa bulan lalu, tidak ada istilah mantan. Semuanya adalah sahabat dan teman, pacar adalah teman yang pernah satu misi dan visi, putus bukan berarti dijuluki mantan, ia tetap teman yang sudah beda visi, sejatinya harus kita sapa dan bersikap sedia kala. Lalu kenapa saya menggunakan istilah man...

Rain, Not Memories

Gambar: Ilustrasi bagaimana puisi ini di tulis, di tepi jalan kodam Brawijaya ia sedang berteduh, menanti redanya hujan atau mungkin sengaja menunggu hujan. Karena setiap kali hujan, kerinduan itu datang (Mei 2017) oleh: Gadis* Bowed my head slowly Fill all the days Desolate, uninhabited quiet Just be friend the time   In my own imagination Go, run and wait An untreated inner wound Killed the cruel shadows of dreams   The past has been dispersed Change as the sun comes A glimmer of rainbow rays Flick the happy blanket of heart   Many hearts fall down Unstoppable body flying Flying up to the clouds Unable to resist the wasted inner turmoil   heart.... Which I will heart Not a promise without evidence Just a word in a dream   blank... No contain ... Like a dead brain   go... I ran I will seek the heart In the rain a thousand years later   * Adalah gadis yang hobinya bercerita dan mengirimkan surat secara ters...

SURAT UNTUK PECANDU KOPI DAN JUS NAGA MAQHA

Gambar: Kopi dan buku, dua hal yang menyatu, pelantara kopi perkenalan terjadi, dan melalui buku ku kirim suratku... Dear dia yang selalu mengkisahkan kami dalam catatan facebooknya… Entah ada hubungan apa saya tiba-tiba berhasrat menuliskan kekata ini untuknya. Bukan surat cinta atau lamaran kerja, juga bukan atas dasar hubungan asmara, karena dia sudah seharusnya berkepala dua. Ya ya ya  dia yang lumayan terbantu dengan wajahnya yang sok muda. Padahal kelahiran tahun 83, hahaha. Meski demikian, saya salut dengan wajahnya yang tergolong muda itu, ia cukup beruntung dalam hal prestasinya, termasuk prestasi merayu perempuan yang dijadikan targetnya (sekarang menjadi istrinya). Menurut wawancara saya dengan istrinya, saat ditunang dulu ia belum yakin. Lalu saya bertanya ulang kepada istrinya? Terus apa yang membuat sampean mau denganya? “Saya terpesona saat dia presentasi, pinter juga anak ini,” suaranya semakin memelan dari ekspresi tertawa. Itulah cinta dan jodoh (...

BANJIR: ANUGRAH YANG HARUS DISIBAK TITIK KEBERMAKNAANYA

  Doc. Internet  Innalillahi wainnailahiroojiun , teruntuk warga Jatim dan Jateng yang terkena bencana banjir. Semoga diberi ketabahan dan bisa surviv dengan alam yang selalu memberi kejutan. Bukan yang pertama kali, bencana banjir dengan volume tinggi melanda wilayah-wilayah tertentu. Hampir setiap tahun robongan air entah asalnya dari mana kerap datang memberi kejutan. Miskin data hingga apla daerah-daerah yang terkena bencana. Hemb, satu tujuan saya menulis beginian. Bernostalgia dengan "fenomena" sekaligus "realita" (fakta) banjir di desa(ku). Ngeri memang, saat kita sedang terlepap tidur, di atas kasur tiba-tiba gulungan air besar datang, menerjang, membawa kita tanpa tau kemana muaranya, tak bisa dihentikan meskipun dengan dukun sekalipun. eh. Spontan pokoknya. Jangan mikir deh, pas kejadian ini sempat menyelamatkan harta, jangankan itu, istri yang tidur di sebelah pun entah kemana. Melihat postingan teman-teman yang dibagikan di beranda face...